Minggu, September 15, 2019

Milenialis Masa Kini

Photo by Clark Tibbs on Unsplash

Sebuah riwayat hadist mengatakan ”Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, keadaan kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum saat sibukmu dan saat hidupmu sebelum datang kematianmu”(HR Al-Baihaqi).

Memang benar kita harus memanfaatkan segala hal dalam hidup ini, karena setiap peristiwa pasti ada masanya dan tak ada yang abadi. Begitu juga dengan usia muda, usia yang penuh dengan rasa semangat yang berapi-api. Para pemuda merupakan harapan bangsa dan agama, jika ingin masa depan nanti penuh dengan kebanggaan maka, sejak dini anak-anak harus dididik dengan baik dan benar agar menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, dan taat beragama.

Banyak hal yang mudah dilakukan oleh pemuda-pemudi masa kini. Jika zaman dulu ada Muhammad Al-Fatih diusia yang masih sangat muda dengan kecerdasan dan ketaqwaannya pada Allah Subhana Wa Ta'ala telah berhasil menaklukkan kota Konstantinopel. Berkat perjuangannya itu, Islam bisa tersebar ke daratan Eropa. Maa Sya Allah, sungguh luar biasa.

Namun kini, perjuangan tetap bisa dilakukan dengan mengandalkan kecerdasan dan keterampilan. Saat ini semuanya serba canggih, setiap orang sudah memiliki smartphone. Baik tua maupun muda, penggunaan telpon genggam atau laptop kini menjadi alat kebutuhan yang dapat menunjang pekerjaan sehari-hari. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh pemuda-pemudi masa kini. Dengan akses internet yang mudah didapat, bisa dipergunakan untuk hal-hal positif.

Contoh kecil yang bisa dilakukan ialah banyaknya penjualan online yang kian marak. Berbagai macam kebutuhan bisa dijual melalui online, seperti makanan, pakaian. Jika kesulitan modal, pada tahap awal bisa menjadi reseller. Menjual produk-produk yang positif dengan bermodalkan smartphone dan internet maka para anak-anak muda sudah bisa mendapatkan keuntungan, yang nantinya hasil penjualan tersebut bisa membantu orang tua meringankan biaya pembayaran uang sekolah, atau setidaknya tidak perlu lagi meminta uang saku.

Update status merupakan hal lumrah yang dilakukan saat ini. Daripada menulis status-status galau mungkin bisa berjualan online, mempromosikan produk dengan kalimat yang benar, menarik, dan baik agar konsumen mendapatkan informasi yang lengkap dan nyaman saat berbelanja.

Selain itu jika selama ini dapat membuat status yang puitis mungkin memiliki bakat dalam hal menulis, bisa mengembangkan kemampuannya tersebut dengan mengikuti forum-forum atau komunitas untuk lebih menggali potensi diri. Mulai menulis ha-hal yang membuat semangat untuk mengajak orang-orang untuk melakukan hal-hal kebaikan, seruan untuk berdakwah.

Bahkan saat ini telah banyak anak-anak muda yang mulai membuka usaha dibidang IT, yaitu mendirikan sebuah perusahaan startup. Macam-macam startup yang kini tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari jasa pembuatan website, pembuatan aplikasi, pembelajaran online, memberikan jasa desian web, desain poster, dan lain-lain. Teknologi saat ini mudah untuk dipelajari, diakses, kapanpun dan dimana pun. Para freelancer yang bergerak di dunia IT juga semakin banyak dan semakin beragam kreatifitasnya.

Sabda Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam “Ada tujuh golongan manusia yang akan Allah naungi dalam  naungan-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali hanya naungan-Nya: pemuda yang tumbuh dalam suasana ibadah (ketaatan) kepada Tuhannya” (HR Al-Bukhari).

Manfaatkanlah masa muda dengan sebaik-baiknya dan semaksimalnya. Karena kelak di akhirat setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan. Terutama mengenai usia kita, dipergunakan untuk melakukan hal apa.

Jadilah pemuda yang berguna bagi orang-orang sekitar. Menjadi pribadi yang dapat memberikan banyak manfaat kepada orang banyak. Buatlah prestasi-prestasi yang membanggakan orang tua, negara dan agama. Tanaman keimanan dengan kuat dan bersungguh-sungguh, agar senantiasa tidak mudah goyah dan selalu melakukan kebaikan.

Sebelumnya
Selanjutnya

10 komentar:

  1. Mantap, jadi semangat untuk mengembangkan bakat

    BalasHapus
  2. "Manfaatkanlah masa muda dengan sebaik-baiknya dan semaksimalnya. Karena kelak di akhirat setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan. Terutama mengenai usia kita, dipergunakan untuk melakukan hal apa."
    .
    .
    Arsilogi.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. lakukan hal yang bermanfaat dan untuk kebaikan

      Hapus
  3. Setuju.

    Btw, penulisan "mau pun", disambung, Mbak ��

    Happy writing.

    BalasHapus
  4. Mantap sekali kak👍 manfaatkan 5 perkara tersebut, perkara yang terkadang membuat kita lalai>< semoga kita semua senantiasa diberi hidayah oleh Allah agar selalu berkarya💪

    BalasHapus
  5. Saya suka dengan Muhammad Al Fatih, pemuda berilmu juga ahli ibadah

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener mba..kebiasaan Muhammad Al-Fatih harus dicontoh sma anak-anak muda zaman sekarang

      Hapus